“Lihatlah Behemot, yang telah Kuciptakan sama seperti engkau…” Ayub 40:10 (TB2; 40:15 dalam banyak terjemahan Inggris)

Pertanyaan

“Saya sering mendengar bahwa dinosaurus hidup jutaan tahun sebelum manusia sehingga tidak mungkin disebutkan dalam Alkitab. Namun ada juga yang mengatakan bahwa dinosaurus sebenarnya ada di dalam Alkitab. Benarkah demikian? Apa kata Alkitab tentang dinosaurus?”

Alkitab tidak pernah menyebut kata “dinosaurus” Istilah itu muncul pada tahun 1841 oleh ilmuwan Inggris Sir Richard Owen.

Ia menggunakan nama tersebut untuk menggambarkan fosil reptile yang telah punah.

Dia menggabungka dua kata Yunani, dari kata dinosaur yaitu deinos (δεινός) yang berarti “mengerikan” atau “sangat besar” dan sauros (σαῦρος) yang berarti “kadal” atau “reptil”.

Dengan demikian, dinosaur berarti “kadal yang mengerikan” atau “reptil raksasa.”

Karena istilah tersebut baru muncul ribuan tahun setelah Alkitab ditulis, maka kita tidak menemukan kata “dinosaurus” di dalam Alkitab.

Namun, pertanyaan yang lebih penting adalah: Apakah Alkitab menggambarkan hewan-hewan yang mungkin mirip dinosaurus?

Jawabannya mungkin ya, meskipun Alkitab tidak pernah memberikan nama ilmiah seperti yang digunakan saat ini.

Allah Menciptakan Semua Makhluk Hidup

Alkitab dimulai dengan kisah penciptaan, dimana Allah menciptakan langit dan bumi dan menciptakan mahkluk hidup termasuk binatang.

“Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar…” (Kejadian 1:21)

Kata Ibrani yang digunakan adalah תַּנִּינִם (tannînîm), yang dapat diterjemahkan sebagai “makhluk laut besar”, “monster laut”, atau “naga laut”.

Istilah ini tidak secara khusus menunjuk pada dinosaurus, tetapi menunjukkan bahwa Allah menciptakan makhluk-makhluk besar yang hidup di air.

Sejauh yang kita ketahui, mahkluk besar di air ikan Paus, ikan lumba-lumba, ikan hiu..

Pada hari keenam, Allah juga menciptakan seluruh binatang darat (Kejadian 1:24–25). Jika dinosaurus memang termasuk hewan darat, maka secara logis mereka juga termasuk dalam ciptaan Allah.

Apakah Behemot adalah Dinosaurus?

Selanjutnya dalam kitab Ayub dia menyinggung tentang binatang besar. Kita bisa baca di Ayub Ayub 40:15.

Allah berkata kepada Ayub, “Lihatlah Behemot, yang telah Kuciptakan sama seperti engkau.”

Behemot digambarkan sebagai hewan yang: memakan rumput seperti lembu; tenagannya luar biasa; tulangnya seperti batang tembaga;

Urat pahanya sangat kuat; ekornya bergoyang seperti pohon aras.

Karena gambaran ini, sebagian penafsir Alkitab berpendapat bahwa Behemot mungkin adalah seekor sauropoda, seperti Brachiosaurus atau Apatosaurus, yang memiliki tubuh dan ekor sangat besar.

Namun, banyak ahli Alkitab lain memahami Behemot sebagai kuda nil yang digambarkan dengan bahasa puitis untuk menekankan kekuatannya.

Terjemahan Alkitab bahasa Indonesia menyebutnya sebagai kuda Nil. Binatang ini memang sangat besar dan kuat..

Alkitab sendiri tidak menjelaskan identitas Behemot secara pasti. Karena itu, kita perlu berhati-hati agar tidak melampaui apa yang dinyatakan Kitab Suci.

Jadi, tidak ada indikasi Behemot adalah dinosaurus dalam kitab Ayub.

Bagaimana dengan Lewiatan?

Ayub 41:1 menggambarkan juga makhluk lain yang disebut Lewiatan. Makhluk ini memiliki: sisik yang kuat, kekuatan luar biasa, tidak takut kepada manusia,

Digambarkan mengeluarkan api dan asap dalam bahasa puitis.

Sebagian orang menganggap Lewiatan adalah buaya, sebagian lagi melihatnya sebagai makhluk laut purba atau simbol kekuatan yang tak dapat dikendalikan manusia.

Alkitab bahasa Indonesia menyebutnya dengan buaya. Binatang air yang besar diusia dewasa. Banyak cerita bagaimana buaya memangsa manusia..

Yang jelas, melalui Lewiatan Allah sedang menunjukkan kebesaran-Nya sebagai Pencipta atas semua makhluk.

Disini tidak ada indikasi lewiatan sebagai dinosaurus.

Apakah Dinosaurus Masuk ke Dalam Bahtera Nuh?

Pertanyaan ini juga sering muncul.

Alkitab mengatakan bahwa Nuh membawa sepasang dari setiap jenis binatang darat yang bernafas ke dalam bahtera (Kejadian 6:19–20).

Namun Alkitab tidak menyebutkan dinosaurus secara khusus.

Ada orang yang berpendapat bahwa dinosaurus ikut masuk ke dalam bahtera, mungkin dalam usia muda sehingga ukurannya masih kecil.

Pendapat lain menyatakan bahwa dinosaurus telah punah sebelum peristiwa air bah.

Karena Alkitab tidak memberikan informasi langsung, kita tidak dapat memastikan salah satu pandangan tersebut.

Cara terbaik adalah kita tidak tahu karena Alkitab tidak menjawab pertanyaan ini secara eksplisit.

Mengapa Dinosaurus Punah?

Kalau Alkitab tidak menyebut dinosaurus, maka Alkitab juga tidak menjelaskan apakah dinosaurus punah atau tidak..

Kalau kita baca buku-buku pelajaran Ilmu pengetahuan alam, disana disampaikan beberapa teori, antara lain:

Katanya punah karena tumbukan asteroid, aktivitas vulkanik besar, perubahan iklim, kombinasi beberapa faktor.

Karena Kitab Suci tidak membahas penyebabnya, orang Kristen dapat mempelajari temuan ilmiah tanpa harus menjadikan teori tertentu sebagai doktrin iman.

Apakah Penemuan Dinosaurus Bertentangan dengan Alkitab?

Tidak.

Penemuan fosil dinosaurus hanya menunjukkan bahwa pada masa lampau pernah hidup reptil-reptil besar di bumi.

Alkitab tidak menolak keberadaan makhluk-makhluk besar tersebut. Sebaliknya, Alkitab menyatakan bahwa seluruh makhluk hidup adalah ciptaan Allah.

Perbedaan biasanya muncul pada cara menafsirkan usia bumi dan kronologi sejarah bumi, bukan pada fakta bahwa dinosaurus pernah ada.

Apa Pelajaran Rohani dari Dinosaurus?

Bagi Alkitab, fokus utamanya bukanlah dinosaurus, melainkan Tuhan Penciptan segala hewan besar.

Ketika Allah menunjukkan Behemot dan Lewiatan kepada Ayub, tujuan-Nya bukan mengajarkan zoologi, melainkan untuk mengingatkan bahwa manusia sangat terbatas dibandingkan dengan hikmat dan kuasa Allah.

Mazmur 19:2 berkata, “Langit menceritakan kemuliaan Allah.”

Demikian pula makhluk-makhluk besar yang pernah hidup di bumi mengingatkan kita bahwa ciptaan Allah jauh lebih luar biasa daripada yang dapat kita bayangkan.

Sejauh yang kita ketahui, saat ini binatang besar dibumi yang kita lihat seperti, Gajah, Kuda Nil, Unta, Jerapah, buaya, ular piton dewasa, anaconda, dll..

Kesimpulan

Alkitab tidak pernah menggunakan istilah dinosaurus untuk menggambarkan binatang besar. Alkitab tidak menyangkal keberadaan binatang besar tersebut..

Semua makhluk hidup adalah ciptaan Allah, termasuk reptil-reptil besar yang pernah menghuni bumi.

Behemot dan Lewiatan sering dikaitkan dengan dinosaurus atau makhluk purba, namun Alkitab tidak memberikan identifikasi yang pasti.

Karena itu, orang Kristen perlu membedakan antara apa yang dinyatakan Alkitab dan apa yang masih berupa penafsiran.

Cerita dinosaurus selama ini lebih banyak digunakan sebagai entertain atau hiburan dalam film film animasi..

Pada akhirnya, pertanyaan terpenting bukanlah apakah Alkitab menyebut dinosaurus, melainkan apakah kita mengenal Allah yang menciptakan segala sesuatu.

Dinosaurus mungkin mengagumkan, tetapi Penciptanya jauh lebih agung. Karena itu mari kita mengagungkan dan memuja Tuhan pencipta segala sesuatu.

Renungkan

Jika Allah mampu menciptakan makhluk-makhluk yang begitu besar dan menakjubkan, tidakkah Dia juga sanggup memelihara hidup Anda hari ini?

FAQ

Apakah kata dinosaurus ada di Alkitab?

Tidak. Istilah “dinosaurus” baru diperkenalkan pada tahun 1842 oleh Sir Richard Owen.

Apakah Behemot adalah dinosaurus?

Alkitab tidak menjelaskan. Sebagian menganggap Behemot adalah kuda nil, sementara yang lain melihatnya sebagai gambaran seekor reptil darat raksasa.

Apakah Lewiatan adalah dinosaurus laut?

Tidak dapat dipastikan. Lewiatan bisa dipahami sebagai buaya, makhluk laut besar, atau gambaran simbolis tentang kekuatan yang hanya dapat dikendalikan Allah.

Apakah dinosaurus diciptakan oleh Allah?

Ya. Jika dinosaurus memang pernah hidup, mereka termasuk bagian dari seluruh makhluk hidup yang diciptakan Allah (Kejadian 1).

Apakah dinosaurus masuk ke bahtera Nuh?

Alkitab tidak memberikan jawaban langsung, sehingga tidak dapat dipastikan.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *